Kamis, 13 Juli 2017

5 Album Progressive Metal Terbaik

Sebetulnya beberapa minggu ini ane sudah tidak pernah lagi log in blog, kesibukan kerja membuat ane malas menulis dan malas update postingan. Berhubung tempat kerja ane memasuki low season jadi ane punya kesempatan lagi menulis. Kalau dulu ane pernah bikin list death metal mematikan, maka kali ini ane bikin list 5 album progressive metal terbaik.

Selain hobi death metal ane juga suka mendengarkan progressive metal. Kecenderungan mendengar genre ini berawal dari 7 tahun yang lalu saat lagi populernya jejaring social musik LAST FM.  Saat itu ane dan rekan-rekan yang hobi musik beramai-ramai bikin akun LAST FM. Dari sini lah ane mengenal genre-genre musik keras lainnya, salah satunya adalah Progressive Metal.


Banyak karya-karya band progressive metal yang bagus. Mau’nya ane bikin list 20 album, tapi setelah dipertimbangkan baik-baik pilihan ane jatuh pada 5 album saja. List yang ane buat ini punya kadar bagus yang sama. Jadi pencantuman nomor hanya polesan semata agar list terlihat rapi.

Berikut 5 Album  Progressive Metal Terbaik versi ane.....cekidot brot


1. Dream Theater - Train of Tought


Awalnya memilih Six Degrees of Inner Turbulence, tapi saat menulis postingan ini di tengah jalan ane berubah pikiran. Pilihan ane jatuh pada album Train of Tought. Yap ini bukan bullshit, dari segi songwriting Train of Tought benar-benar tak tertandingi. Hasil pemikiran yang ultra rumit yang kemudian dituangkan dalam lirik lagu, akan menghancurkan otak kita secara perlahan. Apalagi para personilnya semakin gila menyajikan durasi musik yang panjang-panjang ditambah bagian instrument yang makin diperbanyak porsinya. Tidak terkecuali si vokalis yang memang suaranya dari tahun ke tahun tetap gak berubah. Entah kenapa suara vokalisnya terdengar seperti suara remaja padahal usianya sudah tua. Bagusnya lagi gebukan drum Mike Portnoy dan sayatan gitar John Petrucci tetap setia memanjakkan kuping kita. Mau yang full instrument silahkan dengar Stream Of Consciousness, mau yang slow melankolis coba dengerin Endless Sacrifice dan Dissapear, atau kalau mau yang durasi panjang-panjang denger saja This Dying Soul, Honor Thy Father, etc. Komplit deh album ini.

Note :  Nama Dream Theater selalu menduduki urutan pertama band progressive metal dalam situs-situs luar yang bahas musik. Alasannnya band ini punya kemampuan teknis instrument dan kreativitas yang tidak dapat disaingi. ahh benarkah demikian? mari kita simak album-album selanjutnya.


2. Between The Buried And Me - Colors


Band ini membuktikan bahwa musik progressive bukan cuma terkotak-kotak di satu formula saja. Dengan menambahkan beberapa campuran genre musik, Progressive metal akan terdengar gak monoton. Yah album Colors ini telah membuktikannyaColors yang durasinya 1 jam lebih sebenarnya hanya 1 lagu yang kemudian di bagi jadi 8 part. Sumpah seumur-umur dengerin musik keras, baru album ini yang bikin ane terpana. Sangat sulit kalau hanya mendefenisikan progressive saja dimana Colors memiliki 2 mode unik yang komposisi musiknya 50% progressive dan 50% lainnya adalah campuran berbagai genre musik. Para personilnya dengan bebas mencampur progressive metal, scream vocal, blues, funk, jazz, folk, middle eastern, polka jadi satu kombinasi maut untuk mencuci otak kita. Gak percaya? sebagai contoh agan langsung saja dengar lagu Informal Glutonny, ada nuansa middle eastern di bagian intro. Disisi lain lagu dengan judul Ants of The Sky juga unik, ada part terdengar dimana mereka bermain blues dan polka. Tapi tetap lagu favorit ane adalah White Walls dan Sun of Nothing.



3. Save Us From The Archon - Thereafter


New Dream Theater!!!! yap, benar sekali agan tidak salah baca. Mendengarkan album ini rasanya seperti mendengarkan instrument yang sering dimainkan Dream Theater. Tapi untungnya lagu-lagu yang disuguhkan bukan hanya sekedar memainkan progressive. Ada banyak substansi emosional yang terbungkus disini. Jika Instrument yang dimainkan DT terdengar sedikit kelam sebaliknnya band ini memainkan instrument yang terdengar ceria. Perbedaan mencolok lainnya yaitu instrument yang dimainkan lebih rumit dimana kuping kita akan dimanjakan dengan tempo drum yang tidak lazim ditambah dengan shredding gitar mematikan. Shredding yang ane maksud disini adalah teknik yang dikombinasikan dalam solo seperti vibrato, bending, slide, tremolo, fast picking, sweep picking, arpegio dan taping. Teknik-teknik tersebut di mix dan dimainkan dengan tempo yang cepat. Khusus album ini ane rekomendasikan buat penikmat progressive yang tertarik dengan teknik yang rumit. Rasanya sulit dibuktikan dengan kata-kata, lebih baik agan dengerin langsung atau streaming youtube saja.


4. Opeth - Blackwater Park


Elegan dan romantis itulah gambaran album ini. Saat puluhan band progressive berbondong-bondong menonjolkan teknik gitar yang rumit dan penuh skill, Blackwater Park malah menawarkan formula baru dimana teknik gitar ala dream theater digantikan dengan petikan gitar akustik yang noir tapi indah dan elegan. Hasilnya?? yeah  masterpiece. Selain itu Steven Wilson juga punya kontribusi besar saat proses recording, dia jago mengolah sound yang terdengar biasa jadi luar biasa (silahkan search google siapa itu Steven Wilson). Dan satu yang membuat album ini tambah menarik, yaitu dua teknik vocal berbeda yang digunakan oleh satu orang yang sama. Di jajaran progressive mungkin Mikael Akerfeldt satu-satunya vokalis paling sinting. Dengan suksesnya dia menggabungkan clean voice yang halus dengan growl ala death metal. Baik clean maupun growl keduanya sama-sama bagus. Saat pakai clean voice suaranya  terdengar seperti suara malaikat, ketika beralih ke growl vocalnya terdengar seperti suara setan yang baru bangkit dari kubur. Keunikan tersebut membuat album ini begitu populer. Ini bukan bullshit, album Blackwater Park dulu tercatat pernah mengguncang dunia progressive metal.

Note : Sejauh ini belum ada band progressive yang sukses menggabungkan keindahan dan kebrutalan layaknya Opeth. Bakat alami Mikael Akerfeldt menguasai clean dan growl dengan sama bagusnya tidaklah mustahil. Tercatat selain Opeth, dia juga jadi vokalis dalam band death metal “Bloodbath”. Band yang sudah menelurkan 4 full album tersebut begitu populer di kalangan death metal. Mungkin sehabis baca postingan ini ada yang tertarik membandingkan suara Mikael Akerfeldt versi Opeth dan versi Bloodbath?? heheh coba saja dan rasakan perbedaannya.


5. Cynic - Focus


Album ini dirilis pada tahun 1993, tapi pada tahun 2004 dibuatkan juga versi extended edition dengan penambahan beberapa track bonus. Perpaduan antara progressive rock, traditional death metal dan jazz fusion dibalut dengan nuansa yang suram sangat dominan sekali. Seperti intro dalam lagu I'm But a Wave to... atau Cosmos benar-benar suram dan bikin merinding. Dalam beberapa lagu, mereka juga memasukkan suara wanita, seperti dalam lagu The Cirle’s Gone dan Endless Endeavors. Entah benar itu suara wanita atau hanya falsetto, tapi ane rasa beneran suara wanita. Oh yah dalam pembuatan album ini, Cynic banyak terinspirasi dari musik traditional death metal ala Chuck Schuldiner. Pemilihan sound gitar serta teknik vocal yang di pakai sangat mirip sekali dengan yang dimainkan oleh DEATH.

Note : Cynic adalah satu dari sedikit band metal yang bereksperimen diluar batas jazz dan progressive metal. Ada satu hal menarik yang membuat nama mereka benar-benar luar biasa dan legendaris. Rupanya keberadaan album Focus ini mempengaruhi lahirnya band metalcore Veil of Maya dan band progressive metal Textures. Nama dari 2 band tersebut diambil dari dua lagu dalam album ini yang berjudul “Veil of Maya” dan “Textures”.


Akhirnya selesai juga bikin list 5 album progressive metal. Perlu dipertimbangkan 5 album diatas adalah terbaik berdasarkan versi ane, jadi lain orang mungkin lain selera juga. Kalau ditelisik masih banyak lagi yang lebih unik. Nama-nama seperti Tool, Mastodon, Katatonia, Vildhjarta juga layak diperhitungkan. Semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca, sekian dan terima gaji.

Minggu, 11 Juni 2017

Beberapa Software yang Saya Gunakan

Sekedar menghilangkan rasa bosan, ngepost asal-asal dulu. Tapi ane bingung mau nulis apa, dari pada bosan iseng-iseng ane bikin list daftar software yang terinstall di laptop. Weitss tumben hari ini ane serius hahahaha.



1 Microsoft Office (Word, Excel, Power Point)


Sebenarnya kalau cuma urusan ketik mengetik dan spreadsheet, Libreoffice sudah lebih dari cukup, sayangnya di kantor tempat ane mengais rejeki memakai MS Office. Masalahanya hanya satu yaitu kompatibilitas format Libreoffice dan MSO yang berbeda, dimana saat itu ane ngerjain tugas kantor pakai Libreoffice dan saat dipindahkan ke komputer kantor yang notabene install MSO malah dokumen yang di ketik jadi berantakan. Kalau cuma rekan kerja sih bisa memaklumi, bisa di edit-edit sedikit tapi kalau ngirim file ke klien dan ngetiknya pakai libreoffice sudah pasti ane bakal dimaki-maki filenya berantakan. Dengan terpaksa ane harus install MS Office.



2 LibreOffice


Entah kapan ane pakai software ini, kira-kira sekitar 3 tahun lalu saat itu ane masih semester 4. Libreoffice yang pakai format standar yang sah Open Dokumen Format (ODF) ternyata cukup powerfull menangani word processing, spreadsheet, presentasi apalagi software ini dilengkapi dengan draw dan math. Kelebihan lainnnya adalah open source, bisa di download di website resminya. Bebas di download, bebas dipakai, bebas update dan bebas disebarluaskan. Soal pilihan, ane lebih tertarik software ini ketimbang MSO karena dokumen dengan format MSO bisa dibuka di Libreoffice. Sejauh ini ane gak pernah pakai Draw dan Math, hanya 3 fitur yang ane pakai yang bahkan lebih dari cukup menangani urusan kantor....


2.1 Writter (Word Processing)

Aplikasi pengolahan kata yang fiturnya tidak kalah dengan MS. Word. Urusan kantor seperti surat menyurat, agenda, laporan dan lain-lain bisa diselesaikan dengan baik. Bahkan dulu waktu bikin skripsi ane pakai software ini. Yang membedakan dengan MS. Word mungkin dari tata letak iconnya serta pengaturan page yang sedikit berbeda. Yang sudah mahir Word akan terbiasa memakai libre writter, hanya tinggal penyesuaian sedikit hehehe.



2.2 Calc (Spreadsheet)

Khusus yang bergelut di bidang Accounting seperti ane, spreadsheet adalah senjata pamungkas. Jika MSO dilengkapi dengan spreadsheet excel, maka Libreoffice pun dilengkapai dengan calc. Untuk fiturnya ya gak beda jauh dengan excel.....Function Wizard, Pivot Table, Chart, Filter, Shortir, Data Analyst, Statistics lengkap semua.



2.3 Impress (Presentasi)

Aplikasi yang serupa dengan MS. Power Point. Hanya saja power point terlihat lebih canggih karena visualnya. Memang sih user interface Libre Impress masih kalah dengan power point, tapi bukan berarti aplikasi ini jelek. Bahkan menurutku ada kelebihan lainnya yaitu dapat memasukkan dan memainkan video dengan format HD dengan lancar tanpa crash. Sedangkan power point ketika memainkan video hd langsung patah-patah dan terasa berat.



3 Evernote


Fungsinya gak beda jauh sama sama aplikasi Word Processing, digunakan buat catat mencatat ide. Sebenarnya kalau cuma catat mencatat, dua software sebelumnya sudah cukup. Secara khusus ane gunakan software ini untuk keperluan blogging. Software ini mendukung sync, jadi ane install untuk pc dan android juga. Mencatat artikel blog gak perlu nyalakan laptop. Misalnya ente lagi jalan-jalan atau nongkrong di kafe dan timbul ide ngeblog, buka saja aplikasi ini di android dan silahkan catatlah ide’nya. Pas ente nyalain laptop silahkan tekan sync, nanti tulisan yang dicatat di android otomatis akan muncul. Tinggal copas ke wordpad dan poles-poles sedikit, baru deh copas ke entry blog hehehe.



4 Gnucash


Senjata pamungkas orang Accounting selain spreadsheet ya Software Akuntansi. Dulu waktu kuliah, ane bersama 3 orang rekan punya usaha dagang kecil-kecilan yang saat itu pencatatan transaksi masih menggunakan spreadsheet. Betapa ribetnya pakai spreadsheet, dimana sebelum menginput transaksi ane harus membuat sistem’nya dulu dengan rumus-rumus yang rumit (sebenarnya accountant gak penting-penting amat menguasai rumus-rumus spreadsheet). Ane mulai meninggalkan cara pencatatan yang primitif tersebut, dan browsing-browsing software accounting. Software Accurate dan Zahir adalah rekomendasi awal versi om google, ane coba dulu versi trial’nya dan waowww bagus dan lengkap banget tapi sayang harganya mahal, lagian gak semua fiturnya di pakai. Hingga akhirnya seorang bule di milis forum merekomendasikan Gnucash, ya selain gratis ternyata software ini cukup powerfull juga. Di lengkapi dengan fitur budgeting, invoice, bills, pajak, hingga laporan yang update. Mantap deh, cuma sekarang software ini ane gunakan cuma buat pencatatan keuangan pribadi. Buat yang punya usaha kecil-kecilan pakai saja software ini.



5 Firefox


Browser-brower yang pernah ane pakai antara lain ada Opera dengan vitur VPN unlimited, UC browser yang di build dengan downloader, hingga Google Chrome yang asik buat ngeblog. Beberapa kali ane gonta ganti browser, dari beberapa browser yang bagus-bagus tapi dari dulu ane tetap setia dengan Firefox. Browser ini makin power full dengan tambahan add ons. Extensionnya juga banyak, tinggal di pilih yang mana sesuai kebutuhan.



6 uGet


Kalau cuma browsing doang, kayanya kurang sreggg tanpa downloading. Berbagai macam Download Manager, dari IDM yang populer tapi bayar hingga FDM yang free dan gratis. Untuk IDM gak usah ditanya lagi, yang maniak download film JAV atau musik kebanyakan pada pakai software ini. Padahal masih banyak download manager yang gratis untuk percepat proses download, salah satunya adalah uGet. Software ini awalnya hanya bisa dipakai untuk os linux, tapi seiring perkembangan pihak developer’nya menyediakan buat versi windows juga. Kelebihan software ini selain bisa di install di pc namun disediakan juga yang versi portable’nya. Jadi kalau ente downloadnya sering pindah-pindah pc mending pakai portable, cuma install di flashdisk kok. Dari pada pakai IDM bajakan mending pakai ini.



7 Krita

Kegunaan software ini mirip-mirip Photoshop ataupun GIMP. Cuma kalau mau tracing atau gambar anime, sketsa, dll lebih baik pakai Krita kerena fiturnya memang dikhususkan buat menggambar. Tersedia banyak brush buat bikin sketsa atau sekedar mewarnai, atau kalau ente mau bisa juga tambahin brush sendiri dengan cara download di situs Deviantart. Berikut adalah hasil karya ane, hehehe newbie...

8 Lightshot


 
Software yang satu ini berguna banget buat blog-blog tutorial, kinerjanya buat screen capture layar monitor. Di PC sebenarnya sudah menyediakan tombol screenshot bawa’an tapi menurutku masih ribet, ente harus tekan tombol “Print screen” kemudian mempastekannya ke aplikasi Paint supaya bisa di save. Lightshot gak seribet itu, gambar-gambar di post ini ane pakai lightshot hehehe.




Dan sisanya dibawah ini gak perlu ane jelasin panjang lebar

Musicbee (buat dengerin musik)
K-lite MCP (buat nonton film)
Shareit (dengan software ini transfer file jadi mudah)
WinRAR (gunanya buat extract / arsip file)



Eeeaaaa selesai juga ngetiknya hahaha. Dari list di atas sudah keliatan beberapa software yang ane pakai bukan software mainstream. Ane sedikit-sedikit mulai memakai free / opensource software. Selain gratis kita juga tidak terbebani dengan lisensi. Bukan maksud ane gak suka propietary software tapi setelah mencoba yang free, ane merasa cukup dengan fitur-fitur yang tersedia. Sebagai contoh, kalau cuma nge’crop gambar atau ngubah curve auto balance kita harus pakai Photoshop bajakan, padahal ada GIMP yang serba gratis dan fiturnya mumpuni. Tapi ya kembali ke selera masing-masing, mau pakai bajakan atau yang free itu tergantung anda. Semoga postingan ini bermanfaat buat pembaca sekalian

Selasa, 06 Juni 2017

Versailles's Best Song

Versailles's best song

Ide postingan muncul dari salah satu komentar di blog ini yang minta masukin Versailles ke dalam 10 list lagu jepang terbaik, maka ane pun berinisiatif me-revew lagi. Awalnya lagu-lagu versailles mau ane tambahkan kedalam list tersebut, tapi karena band ini special jadi ane bikin postingan khusus buat Versailles.

Versailles Philharmonic Quintet adalah salah satu band japan favoritku selain Malice Mizer. Secara umum mereka memainkan genre Power Metal dengan ciri khas teknik gitar mematikan. Di gawangi oleh para personil yang tampan kemayu, mereka sukses menggebrak dunia musik. Selain itu yang bikin mereka spesial adalah tambahan alat musik piano, keyboard dan organ sehingga menambah kesan symphonic kedalam musiknya. Jadi deh genre "Symphonic Power Metal".

Jadi buat agan yang sering dengerin musik-musik dari Dragon Force dan Nightwish silahkan coba band ini. Karena musik Versailles adalah gabungan dari dua band kaliber tersebut. Berikut ane beberkan beberapa lagu Versailles terbaik versi ane.…


1. Aristocrats Symphony

Single / Album : Noble

Year : 2008

Ini lagu dinyanyikan dengan suara yang terdengar galau tapi sayangnya instrument musiknya gak se-galau suara vokalisnya. Hantaman singkat double pedal dalam intro lagu membuktikan bahwa 5 personil sinting ini bisa memadukan irama cengeng dengan instrument cadas. Apalagi begitu sayatan gitarnya masuk, asli cadas!!! Bagian paling maut itu terdengar saat Hizaki / Teru memainkan trading solo pada outro lagu. Gak percaya? Silahkan denger detik-detik akhir, indah dan menawan!!! itu adalah outro mematikan yang pernah ane denger.



2. Second Fear Another Descendant

Single / Album : Noble

Year : 2008

Begitu denger lagu ini ane makin yakin bahwa suara vokalisnya bisa menipu. Saat bagian verse dia pakai scream tapi begitu masuk chorus dia pakai clean vocal. Mantap deh vokalis Kamijo selain punya vokal yang cengeng melayu ternyata dia bisa scream juga. Aura kebencian'nya sangat terasa sekali, ditambah dengan gempuran drum sepanjang lagu sukses membuat kuping kita di obok-obok.



3. Silent Knight

Single / Album : Prince & Pricnces

Year : 2008

Nah kalau ini males ane sebut lagu karena lebih cocok dibilang Instrument, dan memang paling mantap nonton di youtube karena bisa lihat masing-masing personilnya pamer skill tak terkecuali vokalis. Disini dua gitarisnya main trading solo, dimana Teru dan Hizaki unjuk teknik gitar secara ganti-gantian. Bunyi gitar yang terdengar classic memang cocok menghilangkan rasa bosan. Tempo drum’nya juga gak biasa cepet yang seperti Yuki mainkan, rada-rada kedengeran speed metal tapi mainnya agak progressive. Jasmine You ngebetot bass’nya juga bagus, cuma di lagu ini doang suara bass’nya kedengaran. Soalnya lagu-lagu versailess yang lain hampir semuanya suara bass ketutup sama kehebohan bunyi drum dan gitar.



4. Philia

Single / Album : Holy Grail

Year : 2011

Ini juga lagu galau yang dibawakan dengan tempo cepat dan bersemangat mirip-mirip Aristocrats Symphony, wajar sih mungkin sudah ciri khas si Kamijo. Waktu dia masih vokalis di Lareine musiknya juga cengeng-cengeng sampai akhirnya dia join Versailles gaya bernyanyi’nya itu masih kebawa-bawa. Saat lagu ini rilis, jelas yang memainkan bass sudah bukan Jasmine You melainkan Masashi. Tapi asik juga cara dia ngebetot bass, santai tapi mematikan.



5. The Revenant Choir

Single / Album : The Revenant Choir

Year : 2007

Lagu ini ada versi single dan versi album. Secara kualitas rekaman masih lebih bagus versi album soalnya waktu rilis nih single mereka masih musisi miskin yang rekaman seadanya tanpa polesan software, tapi ane lebih demen versi single’nya . Asli mantap intronya bersemangat sekali, dibuka dengan suara keyboard yang dramatis perlahan dan akhirnya masuk tempo drum yang cepat kemudian disambung dengan sayatan gitar Hizaki. Saat chorus Kamijo nyanyi ada orchestra’nya juga. Buat yang penasaran coba nonton saja videonya, menceritakan seorang vampir sakti yang akan dihabisi oleh para cecunguknya. Udah di santet, di tembak, diracuni bahkan ditusuk gak mati juga tuh vampir, sakti bukan hahaha.



6. Reminiscence

Single / Album : Jubilee

Year : 2010

Selain Silent Knight yang full instrument, Versailles juga punya instrument lainnya. Reminiscence adalah track full instrument dalam album “JUBILEE”. Secara umum Versailles banyak memainkan solo gitar power metal dengan nuansa Neoclassic. Gak banyak variasi teknik gitar dalam instrument ini, namun cara main gitarnya yang penuh penjiwaan membuat instrument terdengar indah dan megah. Jelas sangat terasa sekali nuansa Renaissance. Oh yah yang menciptakan dan memainkan’nya adalah gitaris TERU.



7. The Red Carpet Day

Single / Album : Rose

Year : 2012

Sebenarnya lagu ini ada dua versi, yaitu versi mini album “Lyrical Sympathy” (2007) dan kemudian ada juga versi maxi single “Rose” 2012. Tapi ane sarankan dengerin saja yang versi Rose, soalnya ada beberapa part lagu ini yang telah diimprovisasi. Berkat nih lagu yang rilis di tahun 2007 seketika nama Versailles melambung ketingkat popularitas tinggi di scene visual kei jepang. Menampilkan bakat individu anggotanya yang sangat menonjol dalam lagu ini dan kemudian di improvisasi ke yang lebih baru dalam versi single “Rose.


Itulah beberapa list lagu Versailles terbaik menurut ane. Kalau ditanya kenapa cuma 7? ya soalnya cuma ketujuh lagu itu yang ane demen.